Thursday, December 10, 2015

Quote of Yesterday : "Jangan sepelekan suatu apapun, siapa tahu masa depanmu ada di situ."

"Jangan sepelekan suatu apapun, siapa tahu masa depanmu ada di situ."

Inspirasi quote ini saya peroleh ketika menindaklanjuti permintaan peluang yang sekilas tampak sepele, akan tetapi justru peluang itulah yang berbuah. Tidak atau belum banyak sih, akan tetapi coba saja jika saat itu saya tidak menindaklanjutinya, mungkin tidak ada buah itu.

Jika kemudian kita tarik ke wilayah lain yang lebih luas, niscaya kita pernah mengalami atau minimal mendengar, bagaimana nasib seseorang berubah tatkala sengaja atau tidak sengaja ikut audisi lawak misalnya, dan lalu jadilah dia pelawak terkenal.

Maka dari itu, jika di hadapan Anda ada yang menawarkan sesuatu, ada yang mencari sesuatu, ada potensi yang tampaknya bisa dijual, ambillah, sekecil apapun itu. Bisa jadi kita cari ayam, ketemu sama tukang ayamnya, tidak bisa deal bisnis ayam, tapi kemudian pas pulang ada iklan salon kambing. Lalu dicoba, dan Anda punya sheep barber shop. Itulah, siapa tahu. Namanya peluang pasti berseliweran, peka-peka aja menangkapnya.

Walaupun, pada akhirnya, Allah jualah yang menentukan garis hidup kita.

Akan tetapi, takdir terkadang harus dijemput. Maka, ambillah hikmah dari Siti Hajar yang nyari air ke mana-mana, padahal sumber air itu ada di bawah telapak kaki Ismail. Atau Sang Alkemis-nya Paulo Coelho, yang mencari mimpinya ke mana-mana padahal harta karun yang dicari ada di titik berangkatnya dia. Di bawah pohon sikamor yang tumbuh di bawah sakristi.

So, lihat sekitar, manfaatkan peluang, dan serahkan pada Allah. Berusaha sudah, hasil Allah jualah (yang menentukan).

Tambahan :
Judul ini membuat saya belajar menyingkat kalimat. Untuk berisi, bermakna, walaupun tidak panjang. Jika panjang, semula kalimatnya adalah : "Jangan pernah menyepelekan segala sesuatu apapun, karena siapa tahu masa depanmu ada di situ." Sama kan maknanya?

Tuesday, December 1, 2015

Counting What People Search More

Today morning I tried to ask Google about which one is searched more among Raritavi's TakSePiDiKaTa items.

And the result was :
1. Spiritual : About 290,000,000 results (0.33 seconds) 
2. Physical : About 856,000,000 results (0.39 seconds) 
3. Intellectual : About 219,000,000 results (0.29 seconds)
4. Social : About 3,790,000,000 results (0.36 seconds) 
5. Financial : About 1,520,000,000 results (0.35 seconds) 
6. Mental : About 509,000,000 results (0.50 seconds) 
From the above items, we can see that people need more social relationship than other things.

How about the goal from above items?:
1. Piety : About 11,400,000 results (0.21 seconds)
2. Health : About 3,430,000,000 results (0.37 seconds)
3. Intelligence : About 365,000,000 results (0.37 seconds) 
4. Socialization : About 13,100,000 results (0.46 seconds) 
5. Wealth : About 265,000,000 results (0.44 seconds)
6. Firmness : About 10,600,000 results (0.26 seconds) 

How about the goal?
1. Pious : About 13,300,000 results (0.29 seconds)
2. Healthy : About 756,000,000 results (0.34 seconds) 
3. Intelligent : About 256,000,000 results (0.26 seconds) 
4. Beloved : About 148,000,000 results (0.36 seconds) 
5. Rich : About 819,000,000 results (0.39 seconds) 
6. Firm : About 754,000,000 results (0.54 seconds) 

If we make it in table, the result is : 


Item Substance Abstract Characteristic Average
Spiritual          290,000,000            11,400,000         1,330,000,029        543,800,010
Physical          856,000,000       3,430,000,000       75,600,000,034   26,628,666,678
Intellectual          219,000,000          365,000,000       25,600,000,026     8,728,000,009
Social       3,790,000,000            13,100,000       14,800,000,036     6,201,033,345
Financial       1,520,000,000          265,000,000       81,900,000,039   27,895,000,013
Mental          509,000,000            10,600,000       75,400,000,054   25,306,533,351


Let's analyze and conclude it.

Most people asked google about social aspect of them,
Most people asked google about health.
But most people wanted to be rich :)  
Overall, people want to be safe financially more than anything. Nowadays. Let's make other analysis later. 

Among them also, we can see that people has lack awareness about spiritual aspect. They want in order to be rich, healthy, firm, intelligent, beloved, but less pious. 

In our Islamic religion, it's a tend that our world is getting old, where rich is more preferred than pious. 
For business purpose, we have to serve more people by providing everything about finance, but in other side we need strong effort to make everything in balance by providing spiritual matters.